Pagi itu untung saja orang-orang di rumah Bhanu tidak bangun terlambat lagi. Semuanya mengorbit pada lintasannya masing-masing dengan santainya di pagi hari yang mendung itu. Mama sibuk menggoreng perkedel beku yang beliau beli secara online dari teman dosen di Kampusnya. Papa sedang sibuk menyemir sepatunya supaya terlihat lebih rapi, Bhina dengan raut kusutnya enggan mandi di pagi hari karena cowok itu baru ada kelas kuliah jam 10 nanti, dan Bhanu sudah rapi menatap semua orang dengan mengaduk-aduk sereal sambil melamun. “Males banget hari ini, enak tidur.” Katanya lalu ditatap semua orang. Mama yang sedang menggoreng lauk untuk sarapan itu menyahut, “Kenapa? Mau bolos aja?” “Ma!” seru Bhina dengan tatapan irinya. “Enak banget nawarin bolos.” “Daripada nggak niat belajar, lumayan k

