Lelaki itu menggendong marsya ke sebuah ruangan khusus didalam club,yang tak lain adalah kamar. Club yang cukup mewah dan terkenal ini memang menyediakan kamar khusus bagi mereka yang menginginkannya, dijaga dengan ketat dan dengan biaya yang mahal pula. Lelaki itu membaringkan marsya, melepaskan sepatu milik marsya dan perlahan membuka satu persatu kancing kemeja milik gadis cantik yang sedang tertidur itu. Berhasil, tampak payudaranya yang terlihat penuh dan menantang dibalik bra berwarna hitamnya. Kulitnya yang putih bersih, seolah merayu untuk disentuh bagi yang melihatnya. Lelaki itu menyentuh dan meremasnya pelan, sesaat terdiam, pikirannya entah kemana dan mengusap kembali bagian kenyal itu. "uhm.. " racau marsya, menggelengkan kepalanya pelan. Perlahan ia mulai sa

