Jendra berada di sebuah mall yang ada di Surabaya. Di sana sedang diadakan beberapa pameran, dan salah satunya adalah pameran furniture. Jendra menunjukkan pada Trishia sebuah meja dengan desain yang dibuatnya sendiri. “Loh … ini kan yang aku desain, Mas.” Mendengar pengakuan Trishia, Jendra tersenyum dan mengangguk. Trishia merasa senang saat Jendra menunjukkan padanya jika desain yang ia buat masuk ke dalam kategori furniture dengan harga yang cukup mencengangkan. “Aku kasih kamu waktu satu hari, terakhir besok jam enam. Meja ini harus laku! San kamu yang jual,” ujar Jendra memberikan tantangan pada Trishia. “Apa? Dengan harga ini?” “Iya, kenapa? Kamu gak percaya kalo hasil desain kamu bisa laku segini?” “Nggak, Mas. Aku kira harganya bakal ada dinominal ribuan aja.” Jendra mengul

