Hari ini, di rumah Jendra yang ada di kawasan Pakuwon City. Trishia dan Azka sedang duduk sembari berkutat dengan ponsel masing-masing. Mereka sedang menunggu kedatangan Jendra yang masih berada di kantor yang ada di wilayah komplek pergudangan Margomulyo. “Ka, Mas Jendra lama amat sih! biasa jam segini udah sampek loh.” Trishia terlihat sudah bosan menunggu. “Hmm, bentar. Aku coba telepon dulu,” jawab Azka. Cowok itu akhirnya menekan nomor telepon Jendra dari ponselnya. Dan saat sambungan telepon itu berdering, bukannya terjawab … panggilan itu ditolak. “Weh … tumben?” gumam Azka. “Kenapa?” tanya Trishia. “Ditolak.” “Kok! Tumben?” “Makannya itu, mana ane tahu lah.” Azka kembali mengusap layar ponselnya dan mengirim pesan pada Jendra. Sayang … pesan itu hanya terbaca tanpa dibalas

