Embun mengikuti langkah Luisa dan Darto menuju keruangan Karenina. Ketiganya berjalan dengan suasana hening dan hanya terdengar suara langkah kaki mereka menggema di sepanjang ruangan. Darto merapikan jasnya dan menghembuskan nafasnya sebelum masuk keruangan bos besarnya, Karenina. Setelah dipersilahkan masuk, tampak seorang wanita dengan rambut ditata rapi menggunakan dress selutut berwarna maron yang pas di badannya sedang menghadap ke arah Karenina. Seperti biasanya, wajah Karenina yang memang mirip dengan Luisa yang blasteran tampak cantik dengan rambut yang tergerai dengan bergelombang berwarna cokelat. Karenina yang tadinya asik mengecek dokumen sambil memasang senyuman di wajahnya, mengalihkan pandangan dari dokumennya dan melihat ke arah Darto, Luisa dan Embun. “Makasih To’. Kamu

