Setelah acara makan siang itu selesai, semua orang mulai meninggalkan restoran satu-persatu. Masih ada juga beberapa panitia yang saling mengobrol dan belum beranjak. “Lu balik jam berapa? Gua duluan ya. Rayyan udah jemput. Gue tunggu dibutik Tante Tyas,” ucap Luisa sambil menepuk pundak Gavin. Gavin yang saat itu sedang berbincang dengan Cakra, menghentikan percakapannya dan balas menepuk tangan Luisa. “Hati-hati!” Gavin mengucapkan sambil tersenyum. perkataan Gavin hanya dibalas dengan senyuman oleh Luisa. Wanita itu akhirnya berlalu dari ruangan itu setelah pamit pada seluruh orang yang ada diruangan. Kepergian Luisa membuat suasana jadi tidak setegang sebelumnya. banyak karyawan yang lebih leluasa untuk bercanda dan tertawa lebih keras. Sementara karyawan yang lain sedang asyik un

