Di sebuah toko roti, terlihat dua orang pria tengah duduk di satu meja yang sama. Mau bagaimana lagi, semua meja sudah terisi penuh oleh pengunjung lain. Mau tak mau, Dion pun Axel terpaksa duduk di meja yang sama. Keduanya datang dengan misi yang sama, yaitu menaklukkan hati seorang wanita bernama Eva. "Minuman saya tambah satu lagi yang seperti ini ya mbak," ucap Dion pada Nurma yang kebetulan bertugas melayani meja mereka. "Aku juga mbak, tapi rasanya jangan sama seperti yang tadi. Bikin eneg minumnya kalau samaan dengan orang lain," sambar Axel dengan nada sengit. Pria itu kesal karena ia ternyata memilih minuman yang sama dengan yang di pesan oleh Dion. Padahal Dion sudah lebih dulu memesan sebelum Axel datang. Mendengar kalimat pemancing huru hara, Dion tak menggubris. Ia datang

