Atalia terdiam, tubuh wanita itu membeku sesaat setelah membaca lembaran demi lembaran kertas yang di bawa oleh pengacara keluarga Nugraha. Dengan kekehan penuh ironi, Atalia menggeleng beberapa kali untuk menyanggah kenyataan. "Anda pasti bercanda pak Takim. Putraku tak mungkin menulis wasiat seperti ini, sedangkan dirinya sendiri tak memiliki kedekatan dengan anak sia lan itu." Sanggah Atalia berusaha mengelak dari kenyataan. Alex menatap nanar wanita yang telah melahirkannya beberapa tahun silam. Sudut hatinya merasa geli melihat reaksi sang ibu yang tak menerima fakta yang jelas ada di depan mata. "Ini adalah wasiat sebenar-benarnya nyonya. Mendiang tuan Axel memang menuliskan ini langsung agar kelak dapat di pergunakan sebagaimana mestinya. Dan saat inilah waktunya." Terang pak Tak

