HIS PRISON

2048 Kata

Ambar sadar ia tak punya cukup kesempatan untuk lari dan juga sembunyi. Apalagi jarak mereka yang terbilang sangat dekat tidak memungkinkan Ambar untuk melakukan hal itu karena Valgar pasti akan menangkapnya. Ambar terduduk dengan memeluk lutut. Ia tak menduga Valgar akan melakukan hal bodoh semacam itu hanya karena ia menari di club. ‘’Jika kau ingin melakukannya, sebaiknya kau lakukan itu saat kondisiku dalam keadaan tak bernyawa.’’ Manik sendunya mengikuti pergerakan Valgar yang kini sudah jongkok di hadapannya. ‘’Kenapa kau bicara seperti itu, Sayang?’’ Ia mengelus-elus puncak kepala Ambar. Valgar teringat perkataan Ambar di Craft Beer dan di telepon saat ia gagal menculik gadis itu. Ambar benar-benar mempertahankan harga dirinya walau dalam keadaan terjepit sekalipun. ‘’Ayah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN