‘’Just want to know, Mother. I just want to know.’’ Valgar menggerak-gerakkan kepalanya dengan wajah pura-pura tak mengerti seolah-olah berkata jujur. ‘’Baiklah kalau begitu. Nanti Ayah akan coba bicara dengan Davis.’’ ‘’Thankyou, Dad,’’ Valgar menyeringai tipis. ‘’Oh, apa Gadisku bukan anak kandung dari Tuan Davis?’’ ‘’Valgar!’’ Adeline berteriak dengan manik yang seperti ingin keluar. Entah apa yang membuat anak itu melontarkan pertanyaan yang sangat tidak sopan seperti itu. ‘’Kau ini kenapa?’’ Nada Johnson meninggi. ‘’Aku hanya bertanya,’’ Pria itu mengangkat kedua bahunya dengan wajah innocent. ‘’Lalu, siapa Archer Raav Davis?’’ ‘’Bukankah seharusnya kami yang bertanya seperti itu? Begitu mengetahui gadis yang kau cintai adalah Ambar, Ayah dan Ibu bertanya-tanya mengenai Archer

