LIAR

1313 Kata

Dari screen, semua orang yang berada di Auditorium dapat melihat Valgar sedang terpaku entah memandangi apa. Untuk menghilangkan kebosanannya, Ambar membuka buku bacaannya. Lagi. Kini ia terlarut dalam dunianya. Hatinya bergetar, jantungnya juga kian berdebar. Tak sedetikpun ia melepaskan pandangannya dari Ambar. Pembawa acara seminar sampai harus memanggilnya berulang kali agar dapat memecahkan lamunannya. ‘’Tuan Valgar.’’ Valgar tersadar dari lamunannya. Ia pun segera merangsek masuk ke balik podium. Selama mengisi seminar, maniknya lagi-lagi terpaut ke arah Ambar. Walaupun konsentrasinya memudar, namun dengan tenang Valgar terus melanjutkan seminar. Gadis yang masih tak memperhatikan ia berbicara itu benar-benar membuatnya gemas. Pasalnya, sudah dua kali ia berdiri di hadapan Am

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN