CATCH THEM

1719 Kata

Seorang pria dalam balutan jas hitam berdiri tegap di depan Ambar. Potongan rambut undercut dengan wajah sangar serta postur tubuh tinggi layaknya seorang pengawal adalah detail dari orang yang ada di hadapannya kini. Pria itu mematri sebuah senyum walau tak dapat menolong ekspresi menyeramkan yang memang ia miliki sejak lahir. Kening Ambar berkerut tipis. ‘’Y-ya.’’ Ia takut-takut untuk menjawab. ‘’Nona tak seharusnya keluar kamar atau Tuan Muda akan sangat marah besar.’’ Kata Agzek khawatir. Ia menjatuhkan pandangannya ke lantai bagai seorang anak kecil yang sedang dimarahi oleh Orang Tuanya. ‘’Tapi aku bosan.’’ Ambar mengangkat wajahnya dan memasang wajah paling menyedihkan yang ia punya. Agzek kembali tersenyum. Ia merasakan kelembutan hati seorang Ambar. Dan dari sana juga ia dap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN