Perjalanan Medika kemarin berjalan lancar. Acaranya pun sangat menyenangkan. Mampu membuat otak fresh. Sekarang aku sedang membaca informasi yang diberikan Bintang beberapa menit yang lalu. Beruntungnya Kenan tidak di rumah. Suamiku itu sibuk melakukan pekerjaan yang sempat diabaikannya demi menemaniku di rumah sakit. Aku membaca semua dokumen dengan teliti agar menghindari kemungkinan ada bagian yang terlewatkan. Tapi, entah mengapa di halaman pertama aku menemukan nama panti asuhan beserta fotonya. Aku membalik dokumen dan dihalaman berikutnya ada surat adopsi anak. Anak itu bernama Meli Utami, pengurus panti asuhan bernama Adelia, dan orangtua angkat atas nama paman dan bibiku. Aku tercekat sejenak. Ternyata Meli hanyalah anak angkat paman dan bibiku. Pantas saja fisik mereka

