Setelah dua minggu lebih di rumah sakit akhirnya aku diperbolehkan pulang. Semua lukaku sudah sembuh dan membaik. Bekasnya pun juga sudah mulai memudar berkat pengobatan terbaik yang diberikan para dokter. Tubuhku telah kembali seperti sediakala tanpa kekurangan satu hal pun. Karena keadaanku sudah membaik, aku sudah kembali kuliah seperti sedia kala. Terasa aneh dan berbeda sebab tak ada lagi Disa bersama kami. Kini kami tinggal berdua saja. Berjuang meraih impian berdua. Melalui suka duka berdua. Sangat disayangkan sekali. "Ibu kemana ya?! Lama banget!" Sofia mulai mengeluh sebab Bu Cia belum datang. "Tau tuh. Setengah jam sudah berlalu namun batang hidung ibu tak kunjung kelihatan." Dan sama halnya seperti Sofia, aku pun juga merasakan kekesalannya. Beliau yang meminta kami unt

