Selang beberapa menit setelah kepergian Sofia, datang lah Kenan dengan wajah lesunya. Menimbulkan tanda tanya di dalam otakku. Namun, belum sempat bertanya, Kenan sudah menjawab keheranan ku terlebih dahulu. "Kenapa temanmu itu selalu ke sini, Bi? Tidak bisa kah dia absen ke sini sehari saja?" Aku terbahak mendengar ucapannya. "Karena kedatangannya, waktu ku bersamamu menjadi berkurang." imbuhnya. Astaga! Berlebihan sekali dia. Yah, tapi Sofia memang selalu ke sini sih. Terhitung semenjak aku bangun dari koma. Tak pernah absen sehari pun. Selalu datang dan bercerita banyak hal padaku seakan aku adalah buku diary nya. Akan tetapi, menurutku wajar saja jika dia sering ke sini karena Disa sudah tidak ada lagi di dunia ini. Sofia pasti kesepian tanpa kehadiran kami di kampus. Apalagi d

