"Yuhuu!! Aku datang lagi!" Masih jam 10, tahu-tahu Sofia sudah nongol di dalam ruangan ku. Menganggu kebersamaan ku dan Kenan. Untung saja Kenan sabar. Jadi, dia tidak menempeleng kepala Sofia. Yah, meskipun raut wajahnya terlihat tidak bersahabat. "Maaf Pak Kenan yang terhormat, kami pinjam dulu Bianca nya ya." Kikiknya santai. Sama sekali merasa tak enak hati melihat ekspresi Kenan. Kenan menghela nafas. "Tidak apa-apa. Kebetulan saya juga berencana meeting dengan client jam 11. Saya harap kalian bisa menjaga Bianca selama saya pergi." Aku menoleh padanya. Menyenggol lengannya pelan. "Katanya tadi tidak ada meeting apapun?" Mataku memicing kesal padanya sedangkan Kenan menyengir seraya menggaruk tengkuknya yang ku yakini tak gatal sama sekali. Ah, sepertinya tadi dia berbohong pa

