My Second Life || 27

1207 Kata

"APA?!" Sofia menangis tanpa suara sehingga membuatku sangat penasaran sekaligus khawatir. "Kenapa baru sekarang menghubungiku, Tika?" Lirihnya. Sofia menutup wajahnya dan menangis sejadi-jadinya. Perasaannya terlihat sangat hancur. Membuatku kian penasaran atas apa yang menimpanya. Aku mengusap pundaknya lembut. "Kenapa kamu menangis, Fia?" "Sahabat kita meninggal dunia, Bianca." Lirihnya tapi dapat ku dengar. "Jangan bercanda, Fia! Tidak mungkin Disa pergi secepat ini," kataku tak percaya. "Itulah kenyataannya." Aku memegang tangan Sofia. Mencengkramnya erat. "Kenapa Disa bisa meninggal dunia? Ceritakan padaku alasannya." Sofia menatapku dengan wajah kacaunya. "Kos ku di masuki maling dan Disa dibunuh oleh mereka." Aku tak bisa menahan rasa kaget mendengar ucapannya. "Sekarang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN