Wajah berbinar Sofia dan senyum tertahannya semenjak keluar dari kelas menimbulkan tanda tanya besar di dalam diriku. Ada apa gerangan sehingga sahabatku satu itu terlihat sangat bahagia dibandingkan hari biasanya? Aku masih menatapnya. Hendak bertanya. Akan tetapi, niatku tertahan melihat tingkah anehnya. Sofia celingak celinguk seperti mencari seseorang. Dia menghela nafas lega lalu menyandarkan kepalanya di bahuku hingga membuatku kian mengernyit heran. "Setelah lima tahun berlalu, akhirnya aku bertemu lagi dengannya. Dulu aku hanya bisa bertemu dengannya di alam mimpi. Merindukannya di dalam diam. Mengharapkan agar bertemu lagi dan sekarang harapanku menjadi nyata. Aku bahagia banget Bianca. Sangat sangat bahagia." Curhatnya tanpa diminta. "Bertemu dengan siapa?" "Seorang laki-lak

