Bab 33

1124 Kata

BAB 33: Pertaruhan di Ruang Kedap Suara Ressa menarik kursi kayu di hadapan Arga dengan kaku. "Aku tidak punya banyak waktu, Arga. Katakan apa maumu sebenarnya. Uang 800 ribu itu? Aku bawa sekarang. Cash." Ressa merogoh tasnya, namun gerakan tangannya terhenti saat Arga meletakkan gelas wiskinya dengan dentuman pelan namun tegas di atas meja. "Uang?" Arga terkekeh, suara tawa yang hambar dan dingin. "Ressa, kamu pikir aku jauh-jauh datang ke kantormu, menduduki mejamu, hanya untuk menagih uang seharga satu botol minuman ini? Kamu menghina keluargaku atau menghina kecerdasanku?" Arga mencondongkan tubuhnya ke depan. Di bawah cahaya temaram, matanya yang tajam mengunci mata Ressa. "Aku menginginkan harga diriku kembali. Hari itu, di depan kasir, di depan puluhan pasang mata, tantemu memb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN