"Ada apa Mas? Ada masalah?" Ara masuk ke dalam kamar membuntuti Adam. Pikirannya kini dipenuhi pertanyaan perihal sikap Adam yang tampak seperti sedang marah. Memangnya Ara bikin salah ya? Perasaan tadi Ara sudah bilang mau pergi sama Juan dan Adam sudah mengizinkan, kenapa kini Adam terlihat marah? "Habis dari mana kamu?" "Kan aku sudah bilang aku habis kulineran sama Juan," "Pulangnya nggak kurang malem?" nadanya terdengar sarkas, dan Ara tau maksudnya. Adam pasti marah karena Ara baru pulang. Masalah itu Ara memang salah, tapi dia punya alasan yang kuat. Dia dan Juan baru saja membuat sebuah resep menu baru untuk kafenya. Tadi dia mampir ke rumah Juan untuk membuat resep itu. Padahal rencananya cuma ambil buku resep. Tapi berkat ide Juan akhirnya mereka berkreasi bersama. Ara ju

