Bab 67

2408 Kata

Kulirik jam di tangan yang menunjukkan pukul lima sore. Suara pengajian dari toa masjid sudah terdengar sejak lima menit yang lalu, tanda jika waktu maghrib sebentar lagi akan tiba. Sekalipun begitu aku masih tak berniat untuk pulang ke rumah. Suasana kafe yang ramai lebih baik dari pada rumah yang sepi. Percuma juga aku pulang karena di rumah tidak ada siapa-siapa. Mas Adam masih di luar kota untuk urusan pekerjaan, dan ini hari kedua yang kulalui tanpa sosoknya di rumah. Tentu saja tidak enak sekali, apalagi akhir-akhir ini kesehatanku sedang tidak baik-baik saja. Rencananya hari ini aku akan menemui dokter untuk memeriksakan keadaanku, karena aku tau pasti ada yang tidak beres dalam diriku. Mengingat sejak dua hari yang lalu, kepalaku sering pusing dan tenagaku cepat habis. Aku sud

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN