Bab 70

1670 Kata

"Habis ini kamu pengen ke mana lagi?" Mulutku malas menjawab ketika Mas Adam mengajakku bicara. Rasa marah perihal pesannya dengan Kia masih sangat membekas di benakku. Ditambah lagi dengan sikapnya yang tidak merasa bersalah. Membuatku ingin memukul dadanya sampai bunyi—BUG! BUG! BUG! tapi mana bisa, tubuhnya lebih besar dari tubuhku yang kecil ini. Yang ada nanti aku yang diserang balik. by the way, kami lagi berada di salah satu mall di dekat rumah. Aku ingin belanja bahan-bahan masakan yang tidak bisa kubeli di warung atau pasar. Sebenarnya tadi aku ingin berangkat sendiri, tapi Mas Adam memaksa ikut. Aku yang malas berdebat dengannya atau lebih tepat dibilang malas bicara dengannya, tentu saja mengiyakan permintaannya begitu saja. Sekalipun aku masih malas melihat wajahnya yang tan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN