Nadya menatap tajam Dea membuat Dea takut. Dea keceplosan mengucapkan nama Adit di depannya membuat Nadya mengamuk sekarang. "Mana Adit De? Mana? Lo bohong kan sama gue hah? Lo bohong kan! "teriak Nadya keras hingga membuat Dea ketakutan melihat kemarahan yang terpancar dari kedua mata Nadya. "Adit dirumah Nad, " balas Dea pelan. Nadya menggeleng kepalanya berkali-kali dan tangannya pun melembar selimut rumah sakit itu ke bawah serta bantal yamg menjadi tumpuan kepalanya untuk tidur itu sudah di bawah karena Nadya melempar semua itu. "ADIT DICULIK KAN? IYAKAN? Adit diculikkan? Anakku diculik hiks hiks. "Masya menangis histeris dengan menjambak rambut panjangnya. " jangan ambil anakku arghhhh, Adit itu hanya anakku. Jangan ambil anakku hiks hiks. "Teriak Nadya ketakutan. Dea deng

