Setelah memakan waktu yang lumayan panjang, Jessie akhirnya sampai di rumah Anjarani. Ketika ia membuka kaca jendela mobil, ia melihat Anjarani yang sudah menunggunya di depan pagar rumahnya dengan pakaian serba lengan panjang. “Raaaan!” Teriak Jessie berlebihan. Kakaknya sampai mendelik kesal karena teriakan adiknya itu. Anjarani tertawa melihat tingkah Jessie. Ia berteriak sambil melambaikan tangannya. Sudah seperti bertahun-tahun mereka tidak bertemu. Anjarani langsung membuka pagar agar mobil mereka bisa masuk setengah ke halaman parkir. Karena jalan akan sempit jika mereka parkir di pinggir jalan. “Ran! Ada berita baru!” Kata Jessie heboh sekali. Kakaknya yang baru turun dari mobil rasanya malu sekali karena tingkah adiknya yang tidak sopan di rumah orang. “Dek! Sikapmu!” Tegurny

