-Dua bulan kemudian- Hari berjalan terasa begitu cepat bagi Indra. Rasanya baru kemarin ia selesai menjalankan MOS dan sekarang tak terasa sudah dua bulan berlalu. Hari mendekati kompetisi semakin dekat membuat Indra juga merasa kurang belajar. Kemarin ia dan Anjarani sudah mendaftar via online dan siap berangkat hari H kompetisi di Samarinda. Ia kini duduk bersama Anjarani di ruang kantor untuk menunggu surat dispensasi untuk kompetisi ditandatangani oleh kepala sekolah. "Kalian sudah daftar kompetisi matematika di Samarinda?" Anjarani dengan semangat mengangguk sedangkan Indra tampak seperti introvert gila yang malah melamun di siang bolong. "Sudah Bu. Tapi kalau bisa kami butuh guru pendamping untuk jadi wali kita disana. Kalau boleh saya minta bantuan ibu sebagai guru matematik

