Aku merasa sangat berdosa sekali saat ini, bagaimana mungkin aku menerima sentuhan lelaki lain yang bersikap mesra padaku dan aku diam saja? Tidak. Hal ini tidak boleh berlanjut, aku adalah seorang istri. Mas Daffa tidak tahu kalau aku menemui lelaki lain apalagi seorang mantan. Tidak bisakah aku menjaga diriku sendiri? Berbagai perasaan berkecamuk di dalam hatiku. Satu sisi ternyata baru aku sadari bahwa aku masih menyisakan rasa pada Azriel, setelah kurasakan rindu yang menggelegak saat pertama melihat sosoknya. Dengan gerakan perlahan, aku tarik tanganku yang berada dalam genggaman Azriel, lalu menggeserkan tubuhku agak menjauh darinya. "Maaf, tapi gak seharusnya kita berdekatan, Az, aku punya suami dan kamu punya istri, hendaknya kita menjaga jangan sampai ada fitnah," kataku t

