45. We're Done Now

1031 Kata

Saveri mengulurkan tangannya untuk menggenggam tangan Madilyn yang sedang berada di atas meja. Saveri terkejut awalnya karena Madilyn sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda penolakan. Bahkan ketika dia memainkan jemari lentik Madilyn, perempuan itu malah tertunduk sejenak lalu mengangkat wajahnya lagi. Detik itu juga Madilyn menarik tangannya dari genggaman Saveri yang tidak terlalu erat untuk menyingkirkan bulir air mata di sudut matanya dengan kelingkingnya. “Tujuan awal aku kembali ke Indonesia adalah untuk mencari dan meminta maaf padamu. Aku berjanji pada diriku, jika telah berhasil menemukanmu nanti hal pertama yang akan aku lakukan adalah meminta maaf padamu atas semua kesalahan dan ucapanku yang menyakitimu sepuluh tahun lalu. Aku benar-benar minta maaf sedalam-dalamnya, Lona,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN