Beberapa hari kemudian Ibu meminta Madilyn datang ke rumah untuk memberi penjelasan soal Saveri di depan ayahnya. Sebelumnya Ibu sudah menceritakan tentang Saveri pada Ayah. Awalnya Ayah menolak percaya pada semua yang Ibu katakan soal percakapannya dengan Saveri siang itu. Oleh karena itu Ayah ingin mendengar penjelasannya dari Madilyn sendiri. Sepanjang makan malam Ayah terus mengomentari apa pun yang dilakukan Madilyn sepanjang satu bulan terakhir. Rasanya Madilyn sama sekali tidak ada benarnya di mata Ayah. Terlebih tentang cara Madilyn yang masih tertutup soal galerinya padahal banyak pihak yang ingin berkunjung ke galeri itu kapanpun mereka mau. Ayah memandang galeri itu sebagai ladang bisnis sementara Madilyn memandang galeri tersebut sebagai dirinya dalam versi benda mati di mana

