BAB.6 PERTANDINGAN

550 Kata
Lalu Augusto masuk ke rumah lagi , setelah selesai menemui Donna kekasihnya. Augusto memasuki ruang kerjanya untuk melanjutkan tugas kuliahnya. Sesaat dia melangkahkan kakinya dia mendengar suara merdu Brenda sedang menyanyi lagunya Pink just give me a reason. Augusto mendekat ke arah pintu kamar Brenda sambil tersenyum. "Suaranya bagus juga dia hehhee, koq aku kenapa harus membencinya yah , ahh sudahlah sembari menunggu malam aku lanjutkan mengerjakan tugas kuliahku". Jam berjalan sangat cepat tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 06 sore, tiba sebentar lagi aku dan kak Augusto akan mengadakan pertandingan antara kami berdua. Aku segera bersiap menggunakan celana hitam panjang dan lengan buntung putih press body. Setelah selesai berpakaian rapi aku keluar kamar lalu saat aku membuka pintu aku terkejut kak Augusto sudah ada di depan kamarku. " Door, ayo tanding " , "iya ini juga sudah siap kak sabar". Lalu kami menuju halaman belakang untuk tempat bertandingnya, kebetulan hari ini ibuku dan daddy Albert lagi keluar untuk urusan bisnis.Tanpa di ketahui semua orang Brenda menyimpan rahasia selama ini dia memiliki sakit kangker darah stadium 2. Brenda merahasiakan hal ini dari siapapun, dia di vonis sakit kanker darah sejak dua tahun belakangan ini. Sebenarnya dia merasa kurang fit hari ini tadi hidungnya sempat mengeluarkan darah lagi namun dia segera meminum obat penahan rasa sakit. Dia berusaha menutupi rasa sakitnya itu agar semua orang tidak kawatir kepadanya. Setelah kami selesai melalukan pemanasan akhirnya kami memulai pertandingan kami. Awalnya aku sering terkena pukulan namun babak selanjutnya aku bisa mengalahkan kak Augusto dengan tambahan ilmu wingcunku. Kak Ausgusto terkejut aku bisa mengalahkannya. Lalu setelah 1 jam bertanding akhirnya kami saling berbicara. Augusto : Wow jago juga kamu ya, hebat kakak suka ternyata kamu juga menguasai ilmu tinju wingcun. Ya sudah mintalah apa yang kamu mau Brenda. Brenda : Aku tidak ingin apa-apa kak, aku hanya ingin kakak mulai merubah sikap dingin kakak kepadaku dan ibuku. Aku tidak perlu apapun karena semua tidak akan lama. Augusto : Oke aku akan berusaha merubahnya , apa maksudmu tidak akan lama. Brenda : Ohh maksudku sebentar lagi aku mau pindah ke Belanda kak 2 tahun lagi lah , aku mau kuliah kedokteran disana. Lagian juga aku lebih senang hidup sendiri.. Augusto : Buat apa sampai study kedokteran ke Belanda, disini aja banyak universitas terbaik. Brenda : Nggak kak aku memang mau hidup di belanda aja . Lebih suka disana . Augusto : Ya sudahlah itu hak kamu , aku juga setelah acara pernikahan daddy akan kembali ke Inggris. Brenda : Ya kak semoga kakak mendapatkan nilai terbaik ya. Ya satu hal yang harus kakak tahu aku tidak ada niat sedikit pun untuk merebut segalanya yang kakak punya. Setelah lulus dari kedokteran aku akan kembalikan semua apa yang sudah Daddy Albert berikan kepadaku. Augusto : Hmmm baguslah kalau kamu punya prinsip seperti itu. Brenda : Ya sudah aku bersihkan badan dulu baru aku mau pergi sebentar ada urusan sama teman. Augusto : Teman ..teman yang mana kau baru disini juga, hayo mau kemana? Brenda : Tadi waktu aku di Mall tidak sengaja bertemu teman lama . Nah malam dia mengajakku dinner . Ya sudah ya aku siap-siap dulu. Augusto : Ya sudah sana nggak usah pamitan , nggak penting buat aku. Brenda : Ya udah santai aja kak jawabnya , kalau nggak penting ya jangan di jawablah gampang koq. "Dasar cowok aneh kadang kalem kadang nyebelin" (Brenda) Akhirnya Brenda meninggalkan Augusto dan segera bersiap-siap pergi dinner bersama sahabat lamanya bernama George.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN