"Bagas, salah seorang kukir Ny. Abadi" Sekarang Bagas sedang berada di salah sebuah ruangan tertutup di Ny. Abadi bersama dengan Alsen dan empat orang bodyguard berbadan besar dan berwajah sangar. Ketegangan menyelimuti mereka semua, Alsen tidak main-main kalau ketidaknyamanan ini berhubungan dengan keluarganya. Sesuai dengan yang Alsen ucapkan, mudah baginya mendapatkan siapa pengirim barang itu. "Bagaimana bisa kamu tidak mengetahui siapa pengirim barang ini?" Gerry membentak dengan menggebrak meja, kesal. Dia melempar kotak yang sudah terbuka itu. Isinya berisi boneka yang pakaiannya dipenuhi pewarna merah menyerupai darah--persis sekali hampir tidak ada beda. Boneka berbaju putih dengan ramput terkepang dua tersebut seperti memberitahu Kania jika suatu saat, dalam waktu dekat ini dia

