"Mom," panggil Kenzo. Milly menoleh ke arah putranya dan tersenyum simpul. Dia sedang memandangi Thia yang bermain bersama para pelayan di taman. Kehadiran gadis kecil itu cukup mampu menutupi luka di hatinya. "Apa kau sudah temukan siapa Bee?" tanyanya. Kenzoe menggeleng. Dia sudah mengerahkan seluruh anak buahnya tetapi tidak ada yang petunjuk yang mengatakan bahwa Bee adalah adiknya yang hilang beberapa belasan tahun lalu. "Belum, Mom. Aku sudah berusaha mencari tahu identitas Bee tetapi sepertinya memang ada orang yang menutup rapat informasi tersebut," jelas Kenzo serasa menghela napasnya panjang. Milly memalingkan wajahnya. Seketika panas menjalar di bagian pipi dan ulu hati. Sekuat apapun dia tahan air mata untuk tidak jatuh. Tetap saja meleleh begitu saja. Dia sangat berh

