Bastian menatap Istri kecilnya yang sudah terlelap nyaman di samping lelaki tersebut. Dia sandarkan kepala Bee di bahunya dan tersenyum geli mendengar dengkuran halus yang terdengar dari mulut wanita tersebut. "Julio, kita cari hotel!" titah Bastian. "Baik, Tuan Muda," sahut Julio seraya menyetir. "Bawa mobilnya pelan-pelan, Julio! Kau seperti sengaja ingin menganggu istirahat istri dan anakku," protes Bastian. Julio menelan saliva dan mengangguk pelan pelan. Padahal jalan mobil itu sudah sangat pelan tetapi Bastian minta lebih pelan lagi. Alhasil mereka kemalaman dan tidak bisa pulang ke vila, apalagi hujan cukup deras. Kasihan melihat istrinya. Bastian mengangkat tubuh kecil Bee di atas pengakuannya. Sementara kaki Bee melingkar di pinggang sang suami. Wanita itu sama sekali ti

