Bab 28. IKCD

1016 Kata

"Di mana Alena, Kenzo?" Bastian menatap lelaki itu dengan amarah yang memuncak. Tangannya mengerat kian erat seolah menandakan bahwa dia siap melakukan peperangan. Lelaki tampan itu tertawa mengelegar. Dulu mereka akrab bagai pakai lekat di papan, ke mana-mana bersama sejak usia balita. "Kau masih mencari Alena?" Bastian tak menjawab. Tatapannya terlihat menghunus ke depan. Ingin rasanya dia menyerang Kenzo dan memukul wajah lelaki itu dengan membabi buta. Namun, dia berusaha untuk tetap tenang dan menahan emosi. Tujuannya datang ke sini untuk menemui Alena bukan melawan Kenzo yang seperti iblis itu. "Aku tidak suka basa-basi, Kenzo. Cepat katakan di mana Alena!" sentak Bastian seraya berdiri. Namun, pria tampan itu masih tetap tenang sambil menyesap rokok yang ada di sela-sela j

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN