Bram masih merenggut kesal ketika di bungkam oleh kakak iparnya sendiri. Padahal dia sudah menyusun banyak rencana untuk menjebak Bee dalam ikatan cintanya. Namun, nyatanya malah dia yang menjadi korban tersebut. Lelaki itu turun dari mobil dan di papah sang asisten yang membantunya berjalan. Dia masih meringgis kesakitan akibat pukulan sang kakak yang begitu kuat di bagian wajah dan perutnya. Tampak suasana mansion tersebut sepi seperti tak berpenghuni. Para pelayan yang biasanya berjejer rapi menyambutnya di depan pintu, kini malah sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing. "Di mana Mommy dan Daddy?" tanya Bram yang tak melihat kedua orang tua nya. Tatapan pria itu tertuju pada sang ayah yang sedang duduk di kursi belakang dekat kolam renang. Ayahnya duduk dengan tatapan kosong

