Bab 33. IKCD

1025 Kata

Bastian menempelkan kain basah di kening istrinya. Wajah lelaki itu tampak gelisah tak menentu. Bagaimana kalau wanita itu menderita sakit yang parah? "Julio, cepat panggilkan dokter!" perintah Bastian. "Baik, Tuan." Bastian menatap wajah teduh istrinya. Wanita itu mengigil kedinginan tetapi keringat mengucur di dahinya. "Ini akibat kau keras kepala. Sudah kukatakan jangan tidur di kamar pelayan," omel Bastian yang tak mampu menutupi kecemasan di wajahnya. "Tuan, bisakah jangan mengomel dulu. Kepalaku semakin pusing mendengar ocehanmu," sarkas Bee yang masih sempat-sempatnya berbicara padahal kondisinya memprihatinkan. Bastian mendelik mendengar suara Bee. Padahal wanita itu terpejam, kenapa bisa bersuara? "Hem, buka matamu!" suruh Bastian. Lelaki itu sedikit gugup, takut ket

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN