Bee turun dari mobil dengan wajah di tekuk kesal. Baru saja dia menikmati kebebasan menikmati dunia luar sudah harus di suruh oleh suaminya datang ke kantor untuk menemani lelaki itu. "Biar saya yang bawa, Nona," pinta Julio pada paper bag di tangan Bee. "Tidak apa, Kak. Biar aku saja," tolak Bee lembut. "Biar saya saja, Nona. Nanti tuan bisa marah kalau Anda bawa barang ini," ucap Julio dengan tatapan memohon. Bisa di bakar hidup-hidup dia oleh Bastian jika membiarkan Bee membawa barang tersebut. "Baiklah." Bee mengalah. Wanita itu berjalan dengan menghentakkan kakinya kesal. Padahal tadi dia sedang berbincang dengan wanita yang kata orang-orang mirip dia. "Siapa Bibi Milly? Kenapa aku merasa hangat dan nyaman saat melihatnya?" gumam Bee sambil masuk ke dalam lift dan diikuti

