Delwish mengedarkan pandangannya, ia memilih meninggalkan ruangan yang digunakan untuk pesta itu dan berkeliling rumah itu. Rumah King'sx tidak bisa dikatakan kecil, karena untuk ukuran ruang tamu saja sudah bisa dijadikan sebagai lahan parkir empat mobil. Delwish berjalan menuju dapur, tidak ada yang aneh disini, selain peralatan masak modern yang tertata dengan rapi di dinding. "Sangat rapi. Padahal yang aku tau King'sx hanya tinggal seorang diri dan Jekurl hanya kemari sesekali untuk meminta geld darinya," gumam Delwish. Langkah Delwish terhenti di hadapan sebuah pintu yang cukup besar berwarna coklat. Hawanya terasa sangat dingin membuat bulu kuduk Delwish berdiri. Ia bermaksud untuk masuk ke dalam dan memeriksa apa yang ada di balik pintu besar itu. "Sedang apa kau disana?" tanya

