26. Sifat Kenzo yang Picik

1251 Kata

Keesokan harinya, Kenzo menelepon Danu. Dengan nada yang tidak biasa, ia minat bertemu. “Dan, ketemu di kantorku saja, ya? Sekalian aku mau kasih kamu sesuatu, untuk hadiah,” Danu tersenyum. Kebetulan ia menjemput mamanya dan akan mengajak mamanya kembali ke Bandung. Mungkin persoalan warisan harus ditunda dulu karena rumah di Bandung butuh perawatan sementara waktu. Ia langsung ke kantor Kenzo dan melihat Maya sedang berbicara dengan sepupunya. Entah mereka melihatnya datang atau tidak, Maya terlihat cuek dan sibuk mengurus berkasnya. Setelah beberapa saat ia mencoba untuk menarik perhatian tunangannya. Maya menoleh dan tercengang. “Dan,” Bibirnya terkesiap seolah benar-benar tidak menyangka dia datang. “May, Kenzo menyuruhku datang kesini,” bisiknya saat Kenzo terlihat meninggalkan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN