“Begini,” wanita paruh baya menatap Langit dengan senyuman terkembang, “ini bukan mengenai perawatan makam Hailey. Keuangan kami sedang macet, kami datang padamu untuk meminjam uang.” Meminjam uang? Langit bersidekap melihat mereka berdua. Bram yang duduk di samping Langit ikut bersidekap. Bram menatap tidak suka pada mereka berdua. “Untuk keperluan apa?” tanya Langit. Seingatnya, dua orang wanita di hadapannya itu memang boros luar biasa sejak dahulu, termasuk Hailey. Mendiang Hailey lebih boros lagi daripada mereka berdua. Dan Langit menyesal telah memberikan segalanya pada Hailey. Beruntung uangnya tidak habis-habis jadi dia masih merasa aman. “Yah,” wanita paruh baya yang merupakan Ibu dari mendiang Hailey itu tertawa pelan, “kebutuhan ‘kan semakin mendesak dan semua mahal, yah …

