Menonton Film

1517 Kata

“Aku enggak apa-apa.” Alaina tersenyum duduk di pangkuan Sandi, “aku cuma lebih banyak pikiran.” Sandi mengusap kepala Alaina lalu mencium bibirnya singkat, “maafkan aku, Na.” Katanya. Tangannya bergerak mengusap punggung Alaina berulang kali. Alaina menghela napas nyaman pada usapan itu kemudian menyandarkan kepalanya di bahu Sandi. “Ya, kumaafkan. Tapi jangan diulangi lagi.” “Ya.” Bisik Sandi, “apakah bisa kita lanjutkan?” Alaina tertawa lalu menatap Sandi. Dia mengangguk masih tertawa. “Ya. Jangan lupa pakai pengamanmu.” Katanya lagi lalu turun dari pangkuan Sandi. Sandi mencium pipi Alaina gemas. “Setelah ini, maukah kamu nonton film? Sudah lama kita enggak nonton.” Alaina mengangguk antusias. Sandi mengajaknya menonton dan itu berhasil membuatnya senang. *** Langit mengendar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN