Sebuah Fase

1760 Kata

“Dia kenapa ya?” Langit bergumam. “Siapa?” Austin bertanya. Mereka sedang berada di perusahaan transportasi dengan Austin yang menemaninya berkeliling. Bram berjalan di belakang mereka dengan membawa agenda kerja dan tas punggung berisi laptop milik Langit. Beberapa orang mengikuti Langit dari belakang Bram. “Alaina.” Langit menjawab. “Memangnya dia kenapa menurutmu?” “Marah? Tapi karena apa?” Austin mengangkat bahu. “Kenapa tadi enggak tanya?” “Sudah.” Langit memutar matanya, “oiya, Bram, tendanya sudah disuruh pasang sekalian ‘kan?” Bram mengangguk cepat, “sudah, Pak.” “Alaina jadi kemah?” Langit mengangguk. “Temannya datang ke rumah lalu mereka ingin berkemah di halaman belakang.” Austin berdecak, “kukira kamu beli tenda gunung untuk apa. Kupikir kita mau mendaki lagi seper

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN