Borong

1559 Kata

“Langit! astaga!” Gita memekik memeluk Langit erat. “Halo, Ma.” Langit memeluk kembali Gita yang sudah dia anggap sebagai Mamanya sendiri. Walau posisi ibu kandungnya tidak akan terganti, kehadiran mama Gita dan ayah Wahyu sudah cukup mengatasi hidupnya yang begitu banyak drama. “Ah, akhirnya Mama senang kamu datang.” Alaina memerhatikan wanita modis yang dipanggil Langit dengan sebutan Ma. Apakah itu Mamanya Langit? tetapi menurut Pak Gun, kedua orang tua Langit sudah meninggal? Apakah Pak Gun salah? Tetapi tidak mungkin salah. Tatapan mama Gita beralih pada Alaina yang berdiri di belakang Langit. “Ah, siapa ini?” tanyanya lembut. Dia menggeser Langit lalu memerhatikan Alaina dari atas sampai bawah. “Ma, ini Alaina.” Langit memperkenalkan Alaina pada Gita. “Ha,” mama Gita menata

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN