Musim dingin kembali menyambangi negeri Paman Sam. Memasuki awal-awal bulan musim dingin kesibukan Nami bertambah banyak. Ia dihadapkan dengan peluncuran novel terbarunya. Kali ini ia membuat edisi spesial dengan memberikan tanda tangan kepada pemesan buku yang membeli secara pre-order. Ia menandatangani bukunya secara langsung serta mengucapkan terima kasih karena telah membeli buku miliknya. Cukup melelahkan menandatangani secara eksklusif lima ribu buku. Memang tidak dalam sehari Nami melakukannya. Kadang ia bisa menandatangani dua ratus sampai tiga ratus buku sehari. Kadang pula ia tidak sempat melakukannya. Pihak penerbit memberi Nami waktu selama sebulan. Sebenarnya waktu tersebut dirasa kurang, tetapi Nami harus maklum karena proses cetaknya pun memakan waktu lama. Sistemnya penerb

