Posisi

1032 Kata

"Trauma mas kecil," ucap Mashi begitu Kevin menatapnya. Mendengar perkataan yang keluar dari mulut Mashi, Jun Liu mendengus, "Anak semuda dirimu tau apa dengan trauma masa kecil?" sanggah Jun Liu seketika. "Tapi sepertinya Mashi benar. Pikiran orang gila itu tak menentu. Awalnya ruangan kusam dengan barang-barang yang berantakan, lalu rumah tua, supermarket, dan hutan. Sekarang malah ruangan yang ceria. Ini menunjukkan orang tersebut memiliki pikiran yang rumit. Dia trauma terhadap sesuatu dan membuat tempat ini demi kepuasannya," jelas David. "Yah, kau memang paling pandai bicara." Jun Liu menatap David dengan kesal. Entah bagaimana awalnya, Jun Liu sepertinya sangat tidak menyukai David. "Tapi kata-kata di hologram itu benar? kita tak memiliki batas waktu disini, dan bisa memilih un

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN