Ya. Aku hanya mencintai Feli. *** "Mr. Damian!" Valerie berseru kencang saat memasuki ruang rawat yang di dalamnya ada Mr. Damian. Kali ini, Mr. Damian diinfus di tangannya. Membuat Valerie syok setengah mati. Dia tidak tahu saja jika infus itu tidak ada jarumnya. Valerie menghampiri ranjang Mr. Damian dengan mata berkaca-kaca. "Apa yang terjadi? Kenapa bisa sampai masuk ICU??" tanya Valerie dengan mata yang menelusuri tubuh Mr. Damian yang masih terbalut kemeja dan selimut. Di dalam ruangan ICU tersebut terdapat The Devils dan juga laki-laki yang merupakan asisten pribadi Mr. Damian yang sedang menggenggam ponsel. Wajah Mr. Damian yang sebagian wajahnya tertutupi masker oksigen menatap Valerie dengan pandangan sayu. Dia mengulurkan tangannya hingga menyentuh sisi wajah Valerie. "Cuc

