16

1285 Kata

Deru nafas Ian terdengar cukup keras, di Tengah malam yang sunyi sendirian. Ia menoleh ke belakang, dan mendapati tidak ada lagi monster atau pun zombie yang mengejarnya. Keningnya otomatis mengernyit. Ian kira, awalnya mereka akan semakin banyak, seiring bertambahnya malam, tapi rupanya malah menghilang. Monster-monster dan zombie itu ternyata memang benar-benar dikendalikan. Ian mengedarkan pandangannya, ke penjuru hutan yang gelap. "Apa ada orang disana?" Ian tersentak saat mendengar sebuah suara asing pada semak-semak belukar, dibagian kiri tak jauh tempatnya berdiri saat ini. "A-ada." Ucap Ian, memberanikan diri menjawab. Tak lama dua orang anak laki-laki keluar dari balik semak-semak itu, membuat Ian terkejut dan otomatis mengangkat panahnya. "Wow, Tenang, kami anak-anak percob

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN