26

957 Kata

Bang Chan tersenyum lebar, saat mendengar suara tersebut. Itu pasti suara penyelamat, polisi dan Tentara, yang berhasil menemukan lokasi mereka. Saat Bang Chan akan keluar dari ruang kontrol itu, peluru melesat ke dadanya dari belakang, membuat mata Bang Chan seketika membelalak, dan tak lama tubuhnya terjatuh ke lantai. Seseorang dengan jas putih, keluar dari balik mesin, ditangannya terdapat pistol. -- -- --                                                    Evelyn dengan terburu-buru mengambil penawar serta suntikan dengan dari tangan Ester. Ia kemudian berlari kembali ke lantai 9, berusaha segesit mungkin, tidak peduli rasa sakit dikakinya. Ester sendiri tidak bisa ikut berlari, karena luka tembak diperutnya yang mengucurkan banyak darah. Tubuhnya yang lebih kecil dibanding penjag

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN