Kakaknya tampak diam dan terlihat datar saat ia berdiri di hadapannya. "Kak," Rima berjalan membelakanginya dan duduk di dekat jendela ruangan atas. Adrian menyusulnya dan menatap kakaknya yang matanya memancarkan amarah karena ia baru tahu kalau dirinya akan menikah lebih dulu. “Jadi, adikku akan menikah dan tanpa seijinku dia akan melangkahi ku!” ucapnya. Adrian menghela napas, lalu meraih tangan Rima dan mencium tangannya seraya mengucapkan kata maaf. “Maaf, Kak. Adrian tadinya hanya berniat memperkenalkan dulu tapi kakek malah minta Adrian untuk langsung menikah,” Rima menarik tangannya, “Seharusnya bicarakan dulu dengan kami terutama aku yang kamu langkahi!” “Kak, aku minta maaf tapi kalau kakak tak mengijinkan boleh aku sekarang minta pada kakek untuk membatalkan pernikahan ini

