14. Sebuah Pengumuman

1673 Kata

Suasana pagi ini diselingi gerimis tipis. Cuaca cukup mendung dan membuat udara begitu dingin. Adrian meringkuk di atas tempat tidurnya. Jam menunjukkan pukul setengah enam pagi. Pagi-pagi begini udara makin bertambah dingin ketika hujan turun berlimpah, aliran-aliran air hujan membelah dua bagian langit yang tampak di bawah langit petir menggelegar seolah membelah garis langit di atas sana. Hujan memberi suasana yang membuat hati tersentuh, seperti Adrian yang di antar minuman hangat oleh Erina. "Aku ingin minum s**u hangat," ucap Adrian. Erina meliriknya, "Tapi ini s**u jahe, Tuan mau, kan?" "Ck ... Tuan lagi, aku calon suamimu, Sayang," seloroh Adrian. Erina diam saja, ia memberikan secangkir s**u jahe hangat untuknya. Adrian menerima sambil memandang wajahnya. "Sebelum minum s*

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN