13. Adakah Hubungan?

1280 Kata

Adrian tampak gugup saat Mamahnya masuk, "Adrian!" Nelsy terbelalak melihat dengan mata kepalanya sendiri, campur aduk perasaannya melihat dengan mata kepalanya sendiri dengan apa yang dilakukan oleh kedua insan di kamar ini. Nyata adanya jika keduanya tengah berpelukan, bahkan putranya memeluk Erina begitu erat. "Mah ...?" Adrian sangat kaget hingga ia tak bisa menyembunyikan perasaannya yang malu karena ketahuan sang Mamah. "Dri! Mamah ingin bicara denganmu!" Nelsy berkacak pinggang dan menatap penuh selidik pada putranya. Adrian yang telah melepas pelukannya sesaat setelah Mamahnya tadi masuk dan melihatnya, ia memandang wajah Erina yang bersemu merah. Rupanya Erina juga merasakan malu yang teramat sangat. Segera ia menyusul Mamahnya keluar dan masuk ke ruang kerja Papahnya. Di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN